pattonfanatic.com

Harga Gula Sentuh Level Tertinggi dalam Tiga Tahun Terakhir

Ilustrasi gula, gula pasir.
Lihat Foto

JAKARTA, - Ikatan Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (IKAPPI) menilai, gula termasuk komoditas dengan harga yang konsisten mengalami kenaikan.

Ketua Umum DPP IKAPPI Abdullah Mansuri mengatakan, saat ini harga gula terhitung sebagai harga tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

"Gula terhitung harga tertinggi dalam kurun waktu 3 tahun hingga 5 tahun terakhir, biasanya Rp 14.000, Rp 15.000. Sekarang kan gula Rp 16.000 (per 1 kilogram) bahkan ada yang lebih," kata Abdullah saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (12/11/2023). 

Baca juga: Langkah Kementan untuk Capai Target Swasembada Gula Konsumsi pada 2028

Ilustrasi gula pasir. iStockphoto/LoveTheWind Ilustrasi gula pasir.

Ia mengatakan, keputusan menaikkan harga acuan pembelian (HAP) tidak ada korelasinya dengan kondisi harga gula saat ini. Abdullah menyebut, selama produksi masih kurang kemudian impor gula masih tinggi maka harga masih akan terbang.

"HAP atau tidak tidak ada korelasinya. Jadi ada HAP atau tidak kalau produksi kecil impor tinggi pasti harga akan tinggi," jelasnya.

Saat ini permintaan gula di pasaran masih belum alami kenaikan. Biasanya permintaan gula akan naik saat bulan Desember.

Abdullah mengatakan daya beli masyarakat juga belum bisa dikategorikan tinggi saat ini.

Baca juga: Badan Pangan Berlakukan Relaksasi Harga Gula Konsumsi Rp 16.000 per Kg

"Agak sulit, produksi rendah impor tinggi, dollar juga sedang tinggi ya tentu berpengaruh pada harga gula," imbuhnya.

Diketahui, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberlakukan relaksasi harga gula konsumsi di tingkat konsumen menjadi Rp 16.000 per kilogram, atau Rp 17.000 per kilogram khusus di wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan wilayah Tertinggal, Terluar, Terpencil, dan Pedalaman (3TP).

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat