pattonfanatic.com

Pemilik Kapal Apresiasi Upaya Kemenhub Evakuasi MV Layar Anggun 8 yang Terbakar

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyelamatan kapal MV Layar Anggun 8 yang terbakar di perairan Tanjung Berakit, Rabu (17/4/2024).
Lihat Foto

JAKARTA, - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menerima apresiasi atas langkah evakuasi kapal MV Layar Anggun 8 yang mengalami kecelakaan di sekitar perairan Tanjung Berakit.

Penyelamatan ini dilaksanakan oleh pasukan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pangkalan Tanjung Uban.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Capt Antoni Arif Priadi menyatakan, apresiasi ini disampaikan melalui surat yang dikirim oleh pemilik kapal, Ilham Layar Sdn Bhd Dato Paduka Kapt. Mohd. Hashim Ahmad yang dikirim kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt Antoni Arif Priadi.

Baca juga: KPLP Kemenhub Atasi Insiden Kebakaran Kapal di Perairan Tanjung Berakit

Adapun surat tersebut dikirim melalui Atase Perhubungan di KBRI Kuala Lumpur.

Surat tersebut mengungkapkan situasi pada 16 April 2024, ketika kapal tersebut terbakar dalam perjalanan dari Bintulu ke Port Klang, Malaysia.

"Kami menghargai respons cepat dan efektif dari pasukan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Uban dalam mengatasi kebakaran tersebut," ungkap Antoni dalam keterangan tertulis, Senin (13/5/2024).

Dalam surat tersebut, pemilik kapal secara khusus menyatakan penghargaan dan terima kasih kepada pasukan KPLP Tanjung Uban yang dipimpin oleh Jon Kenedi, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut Dan Pantai, atas bantuan yang diberikan.

Baca juga: KKP Tangkap Kapal Malaysia yang Curi Ikan di Selat Malaka

Kemenhub mengevakuasi Kapal MV Layar Anggun 8 dari kebakaran di Perairan Tanjung Berakit pada Rabu, 17 April 2024, melalui pasukan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Indonesia.

"KPLP selaku Sea and Coast Guard berkomitmen untuk mempertahankan kerjasama yang ada dan menjamin keamanan serta keselamatan pelayaran di perairan Indonesia," jelas Antoni.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat