pattonfanatic.com

Emiten Hotel Rest Area KDTN Gunakan Sisa Laba 2023 untuk Ekspansi

PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)
Lihat Foto

JAKARTA, - Perusahaan perhotelan rest area PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) berencana melakukan ekspansi berupa pengembangan fasilitas hotel. Adapun dana investasi tersebut diambil dari sisa laba bersih 2023.

Direktur Utama KDTN Xaverius Nursalim mengatakan, poyek utama yang akan diinvestasikan adalah pembangunan Ballroom di Kedaton 8 Hotel, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan layanan hotel.

“Investasi tersebut dari sisa laba ditahan KDTN 2023. Kami berkomitmen untuk menginvestasikannya ke dalam pengembangan fasilitas hotel,” kata Xaverius di Jakarta, Selasa Selasa (4/6/2024).

Dia mengatakan, Ballroom yang akan dibangun memiliki luas sekitar 800 m2 dengan kapasitas hingga 1000 orang. Ballroom ini akan menjadi ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai jenis acara, termasuk event weeding, event korporat, bazar dan kegiatan olahraga.

Baca juga: Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Selain itu, Ballroom ini akan dilengkapi dengan dapur bertaraf bintang 4, yang dapat memenuhi kebutuhan katering berkualitas yang baik untuk event-event yang akan digunakan di Ballroom tersebut.

“Dengan akan dibangunnya Ballroom baru ini, kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi tamu-tamu korporat dan target kami kedepan adalah untuk membuat Kedaton 8 Hotel bisa mencapai hotel berstandar bintang 4 di masa yang akan datang,” ungkap dia.

Xaverius mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengejar penambahan fasilitas di Kedaton 8 Hotel, dan secara berkesinambungan membangun Hotel Xpress dengan branding Swiss-Belexpress di Rest Area Km 260B, Km 379A dan Km 429A.

“Kami akan terus meningkatkan mutu dan memperluas jaringan hotel. Kami percaya bahwa dengan terus berinovasi dan beradaptasi terhadap tantangan ekonomi, kami dapat memperkuat posisi kami di industri perhotelan,” tegas dia.

Baca juga: Emiten Hotel Rest Area KDTN Bakal Tebar Dividen Rp 1,34 Miliar

 


Sebelumnya, KDTN mengantongi laba bersih Rp 3,3 miliar pada 2023 naik 33 persen dibanding dengan tahun 2022.

Dari laba bersih itu, perusahaan mengalokasikan 40 persen sebagai dividen atau Rp 1,34 miliar.

Kemudian, perusahaan menetapkan cadangan wajib sebesar Rp 100 juta, dan sisa laba akan digunakan untuk tambahan modal kerja.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat