pattonfanatic.com

Gelar RUPST, GOTO Kantongi Restu Buyback Saham

Ilustrasi logo GoTo.
Lihat Foto

JAKARTA, - Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menyepakati untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham

Buyback saham GOTO ini disetujui oleh para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Selasa (11/6/2024).

Direktur Utama GoTo Patrick Sugito Walujo mengatakan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham terhadap seluruh agenda RUPST dan RUPSLB yang diajukan.

Baca juga: Rugi Bersih GOTO Susut 78 Persen, Jadi Rp 862 Miliar pada Kuartal I-2024

Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham. SHUTTERSTOCK/JIRAPONG MANUSTRONG Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham.

“Di antara persetujuan yang telah didapatkan, perseroan memperoleh persetujuan pemegang saham atas rencana Perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan (shares buyback) serta sejumlah perubahan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan,” kata Patrick dalam siaran pers, Selasa (11/6/2024).

Adapun jumlah dana yang disediakan oleh GOTO untuk melakukan buyback adalah sebesar 200 juta dollar AS atau Rp 3,2 triliun (kurs Rp 16.300 per dollar AS).

“GoTo telah mencatatkan kemajuan sangat pesat dalam satu tahun terakhir dan berada pada posisi yang semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambah Patrick.

Komisaris Utama GoTo Agus DW Martowardojo mengatakan, sepanjang tahun 2023, GOTO telah berhasil menjalankan transformasi perusahaan yang signifikan dalam menyiapkan landasan kuat untuk pertumbuhan bisnis yang berjangka panjang, berkelanjutan dan profitable.

Baca juga: GOTO Bakal Buyback Saham hingga 200 Juta Dollar AS

Upaya ini menghasilkan kinerja pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas, disertai dengan pengendalian biaya yang disiplin, sehingga GoTo mencapai EBITDA yang disesuaikan positif di kuartal IV 2023, melampaui target.

“Saya juga sangat menyambut baik kinerja prima unit bisnis On-Demand Services (ODS) yang telah berhasil menjaga EBITDA yang disesuaikan secara positif di sepanjang tahun 2023, sebelum alokasi biaya korporasi,” jelas Agus.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat