pattonfanatic.com

Bakal Ada Peta Jalan Industri Dana Penisun, Apa Pentingnya buat Kita?

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (27/6/2023)
Lihat Foto

JAKARTA, - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya meningkatkan kesadaran (aweareness) masyarakat dalam mempersiapkan masa pensiun melalui industri dana pensiun.

OJK melaporkan, peta jalan (roadmap) dana pensiun yang sedang disiapkan dapat memuat rencana pengembangan dana pensiun, baik yang bersifat wajib maupun sukarela.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, peta jalan ini bertujuan menjadi acuan dalam mengembangkan cakupan industri dana pensiun, penguatan tata kelola, dan manajemen risiko dalam mengelola kewajiban.

Baca juga: Kenapa Generasi “Boomer” Tak Punya Cukup Dana Pensiun? Ini Alasannya

"Selain itu, (peta jalan) bertujuan untuk penguatan pengelolaan kekayaan atau investasi, serta penguatan sumber daya manusia yang akan mengelola industri dana pensiun," kata dia dalam keterangan resmi, ditulis Jumat (14/6/2024).

Ia menambahkan, peta jalan dana pensiun juga diharapkan dapat membantu pengelolaan dana secara optimal dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Sehingga dapat meningkatkan porsi dana masyarakat dalam mempersiapkan masa pensiun yang lebih sejahtera," imbuh dia.

Baca juga: Simak, 6 Instrumen Investasi untuk Menyimpan Dana Pensiun

Sebelumnya, Ogi mengisyaratkan akan meluncurkan road map pengembangan dan penguatan dana pensiun pada tahun ini.

Ada beberapa poin penting dalam roadmap tersebut yakni menciptakan sinergi pada ekosistem program pensiun di Indonesia baik program pensiun wajib maupun program pensiun sukarela.

Itu bertujuan untuk mempersiapkan kesejahteraan masyarakat setelah melewati usia produktif masih tetap terjaga.

"Roadmap ini juga bertujuan untuk mendukung tercapainya replacement ratio yang mengikuti standar dari ILO (International Labour Organization) yaitu sebesar 40 persen," tutup dia.

Baca juga: Simak Langkah Perencanaan Dana Pensiun sejak Muda agar Saat Tua Tak Bebani Anak

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat