pattonfanatic.com

Indeks Nasdaq Cetak Rekor, Naik 3 Persen dalam Sepekan

Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham.
Lihat Foto

NEW YORK, - Bursa saham AS atau Wall Street berakhir positif pada penutupan perdagangan Jumat (14/6/2024) waktu setempat.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (15/6/2024), indeks Nasdaq Composite mencatatkan rekor kenaikan tertinggi dalam sepekan.

Indeks acuan saham teknologi naik 0,12 persen di akhir pekan, menjadi berakhir pada level 17.688,88. S&P 500 turun tipis 0,04 persen ditutup pada 5,431.60, dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) tergelincir 57,94 poin, atau 0,15 persen ditutup pada level 38.589,16.

Baca juga: Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Ilustrasi saham. SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO Ilustrasi saham.

Survei konsumen yang dilakukan University of Michigan menunjukkan bahwa sentimen konsumen turun menjadi 65,6 di bulan Juni, turun dari 69,1 di bulan Mei.

Angka ini juga berada di bawah perkiraan Dow Jones sebesar 71,5.

Delapan dari 11 sektor di S&P 500 melemah selama sesi tersebut, dengan sektor jasa komunikasi, teknologi informasi, dan kebutuhan pokok konsumen muncul sebagai satu-satunya sektor yang memperoleh keuntungan.

Sementara itu, lebih dari 360 saham mengakhiri hari dengan penurunan pada indeks S&P 500.

Baca juga: Wall Street Hijau, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor

“Kenyataannya adalah, kondisi pasar bullish seperti ini, akan terjadi pada hari-hari di mana investor mengambil jeda keuntungan. Kami mengalami pergerakan yang kuat, terutama karena PPI yang lemah dan CPI yang lemah,” ujar analis strategi investasi di Baird Ross Mayfield.

“Saya pikir ini adalah saat yang sangat wajar untuk mengambil jeda setelah reli yang cukup agresif,” ungkap dia.

Harapan untuk berlanjutnya pendinginan inflasi telah mendorong S&P 500 dan Nasdaq pekan ini. S&P 500 dan Nasdaq Composite mengakhiri minggu ini dengan kenaikan masing-masing sekitar 1,6 persen dan 3,2 persen.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat