pattonfanatic.com

Boeing Angkat Mantan Diplomat Australia Jadi Presiden Asia Tenggara

Ilustrasi pesawat Boeing 787 Dreamliner.
Lihat Foto

JAKARTA, - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing, mengangkat Penny Burtt sebagai Presiden Boeing Asia Tenggara. Jabatan ini efektif berlaku mulai 3 Juli 2024 mendatang.

Bersamaan dengan pengangkatan itu, Burtt juga akan menjabat sebagai Direktur dan Pimpinan Boeing Singapore serta Presiden Direktur PT Boeing Indonesia.

Presiden Boeing Global Brendan Nelson AO mengatakan, dengan jabatan baru itu Burtt akan berkantor di Singapura dan akan memimpin strategi serta operasi perusahaan seiring dengan ekspansi kehadiran regional Boeing.

Baca juga: Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Penny Burtt diangkat menjadi Presiden Boeing Asia Tenggara efektif mulai 3 Juli 2024.Dok. Boeing Penny Burtt diangkat menjadi Presiden Boeing Asia Tenggara efektif mulai 3 Juli 2024.

"Kami antusias menyambut Penny bergabung dengan Boeing karena beliau memiliki keterampilan diplomatik dan bisnis yang kuat dari pengalamannya selama 25 tahun di sektor swasta dan publik di kawasan ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/6/2024).

Adapun Boeing telah menjalin kerja sama dengan para pemangku kepentingan di Asia Tenggara selama lebih dari 75 tahun.

Kerja sama tersebut telah memperkuat kemampuan dirgantara dan pertahanan di kawasan ini dengan keberadaan kantor di Singapura, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Asia Tenggara menjadi salah satu pasar pesawat komersial yang tumbuh paling cepat di dunia dan kebutuhan pertahanannya meningkat pesat.

Baca juga: Isu Keamanan Jadi Sorotan, Ini Strategi Boeing Bidik Pasar Indonesia

"Saya bangga dapat bergabung dengan Boeing dan memimpin ekspansi kami di Asia Tenggara, wilayah dinamis yang telah menjadi fokus karier saya selama ini," ucap Burtt.

Sebagai informasi, Burtt baru-baru ini memimpin kebijakan publik dan hubungan pemerintah untuk wilayah Asia Pasifik di Stripe, sebuah perusahaan infrastruktur keuangan.

Sebelumnya, Burtt menjabat sebagai CEO Grup di Asialink, pusat terkemuka Australia untuk keterlibatan dengan Asia, serta memiliki pengalaman kepemimpinan kawasan Asia di Visa dan McKinsey & Company.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat