pattonfanatic.com

PPATK Catat Nilai Transaksi Judi Online Capai Rp 600 Triliun

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi judi online mencapai lebih dari Rp 600 triliun pada kuartal pertama tahun 2024.
Lihat Foto

JAKARTA, - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi judi online mencapai lebih dari Rp 600 triliun pada kuartal pertama tahun 2024.

Namun, Koordinator Humas PPATK Natsir enggan mengungkapkan kemungkinan jumlah transaksi judi online di masa mendatang.

"Kita melihat tren penurunan. Namun tetap diwaspadai pola-pola baru, karena permintaan yang besar, ada potensi naik melihat data kuartal I-2024," ujar Natsir, Selasa (18/6/2024) dikutip dari Kontan.

Baca juga: Daftar 15 BUMN dengan Laba Terbesar Sepanjang 2023

Menurutnya, jika penanganan tidak dilakukan dengan serius, tidak menutup kemungkinan data akan menunjukkan peningkatan jumlah transaksi.

Selain melacak transaksi mencurigakan terkait judi online, Natsir juga menyebutkan bahwa ada berbagai tindakan melawan hukum yang terkait dengan judi online. Seperti pinjaman online dan penipuan karena penghasilan legal yang tidak mencukupi untuk berpartisipasi dalam judi online ini.

"Diketahui banyak anak-anak di bawah umur, kelompok usia SD, SMP, para pengemis, mereka yang tidak memiliki pekerjaan, serta pekerja sektor informal, baik secara individu maupun berkelompok," ujar Natsir.

Baca juga: Rupiah Diramal Jatuh ke Rp 16.800 Per Dollar AS, Akankah BI Naikkah Suku Bunga?

Dia menambahkan, lebih dari 80 persen masyarakat atau hampir 3 juta orang yang bermain judi online dengan nilai transaksi relatif kecil sekitar Rp 100.000.

Oleh karena itu, total agregat transaksi dari kalangan masyarakat umum seperti ibu rumah tangga, pelajar, pegawai golongan rendah, dan pekerja lepas lebih dari Rp 30 triliun.

Diketahui, dana hasil judi online yang mengalir ke luar negeri sebanyak Rp 5 triliun dengan beberapa tujuan di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Filipina, dan Kamboja.

Natsir memastikan, PPATK telah menjalin koordinasi dengan negara-negara lain di seluruh dunia.

"Kita punya kerjasama dengan Financial Intelligent Unit (FIU), PPATK-nya negara-negara lain di dunia," kata Natsir. (Reporter: Aurelia Lucretie | Editor: Noverius Laoli) 

Baca juga: Cerita Tiarsih Bangun Kampung Rosella, Tingkatkan Ekonomi dari Komoditas Daerah

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul PPATK Sebut 80% Pemain Judi Online Pasang Taruhan Sekitar Rp 100.000

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat