pattonfanatic.com

Harga Bahan Pokok Rabu 19 Juni 2024: Semua Naik, Kecuali Minyak Goreng Curah

Lihat Foto

JAKARTA, - Daftar harga bahan pokok hari ini, Rabu 19 Juni 2024 di tingkat nasional mengalami kenaikan untuk beberapa bahan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari panel harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah per kilogram hari ini mengalami kenaikan Rp 7.630 atau 13,57 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 48.600 menjadi Rp 56.230. Jawa Tengah menyumbang kenaikan tertinggi, di mana harga cabai rawit merah hari ini dipatok Rp 55.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 5.570 atau 9,91 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 50.660. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga cabai rawit merah hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 5.570 atau 9,91 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 50.660.

Baca juga: Masihkah Indramayu Jadi Lumbung Pangan Nasional untuk Ketahanan Pangan?

Harga ikan tongkol per kilogram juga mengalami kenaikan sebesar Rp 4.940 atau 14,87 persen dibandingkan kemarin, yakni dari Rp 28.280 menjadi Rp 33.220. Kenaikan tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan, dengan banderol harga total Rp 37.000 per kilogram.

Harga hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.360 atau 4,09 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 31.860. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga ikan tongkol hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 910 atau 2,74 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 32.310.

Baca juga: BUMN Pangan Ditarget Bisa Produksi Gula 8 Ton Per Hektar di Tahun Ini

Daftar kenaikan harga pangan pokok

Berikut harga pangan yang mengalami kenaikan dalam satu hari terakhir:

  • Harga ikan bandeng naik menjadi Rp 36.740 per kilogram dari sebelumnya Rp 33.100.
  • Kenaikan harga dari Rp 36.000 menjadi Rp 38.640 per kilogram terjadi pada ikan kembung.
  • Kenaikan harga dari Rp 132.950 menjadi Rp 135.430 per kilogram terjadi pada daging sapi murni.
  • Harga daging ayam ras naik menjadi Rp 39.880 per kilogram dari sebelumnya Rp 37.750.
  • Kenaikan harga dari Rp 29.960 menjadi Rp 31.130 per kilogram terjadi pada telur ayam ras.
  • Kenaikan harga dari Rp 13.000 menjadi Rp 14.100 per kilogram terjadi pada tepung terigu kemasan (non-curah).
  • Harga bawang merah naik dari Rp 42.220 menjadi Rp 42.700 per kilogram.
  • Harga minyak goreng kemasan sederhana naik dari Rp 18.010 menjadi Rp 18.410 per liter.
  • Harga bawang putih bonggol naik menjadi Rp 42.300 per kilogram dari sebelumnya Rp 41.900.
  • Harga garam halus beryodium naik dari Rp 11.590 menjadi Rp 11.940 per kilogram.
  • Harga beras premium naik menjadi Rp 15.720 per kilogram dari sebelumnya Rp 15.410.
  • Harga beras medium naik menjadi Rp 13.400 per kilogram dari sebelumnya Rp 13.270.
  • Harga tepung terigu (curah) naik dari Rp 10.380 menjadi Rp 10.500 per kilogram.
  • Kenaikan harga dari Rp 18.220 menjadi Rp 18.330 per kilogram terjadi pada gula konsumsi.
  • Harga jagung tk peternak naik dari Rp 5.660 menjadi Rp 5.750 per kilogram.
  • Harga kedelai biji kering (impor) naik menjadi Rp 12.250 per kilogram dari sebelumnya Rp 12.180.

Baca juga: Industri Susu China Perketat Standar Keamanan Pangan

Daftar penurunan harga pangan pokok

Sementara itu, bahan pangan lainnya mengalami penurunan. Harga minyak goreng curah per liter mengalami penurunan paling tajam, yakni 1,21 persen atau turun Rp 190 dibanding kemarin, yakni dari Rp 15.870 menjadi Rp 15.680. Penurunan tertinggi terjadi di Kalimantan Tengah, dengan banderol harga total Rp 13.420 per liter.

Harga hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 180 atau 1,15 persen dibandingkan harga tertinggi minggu lalu, yakni sebesar Rp 15.860. Kemudian jika dibandingkan bulan lalu, harga minyak goreng curah hari ini mengalami penurunan sebesar Rp 210 atau 1,34 persen dibanding harga tertinggi bulan lalu, yakni sebesar Rp 15.890.

Berikut harga pangan yang mengalami penurunan dalam satu hari terakhir:

  • Harga cabai merah keriting turun dari Rp 60.230 menjadi Rp 60.070 per kilogram.

Baca juga: Bos Bapanas Buka Suara soal Niat Bulog Caplok Perusahaan Beras Kamboja

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat