pattonfanatic.com

Cerita Nasta Ulur, Produksi Batik Ramah Lingkungan hingga Tembus Austria dan Kanada

Nasta Rofika, pendiri dan pemilik usaha Ulur Wiji.
Lihat Foto

JAKARTA, - Produk fesyen pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda. Namun, apakah Anda pernah mengetahui atau membelu produk fesyen ramah lingkungan?

Nasta Rofika merintis Ulur Wiji, jenama ecofashion alias fesyen ramah lingkungan. Nasta sebetulnya memulai bisnis fesyen pada tahun 2015 kala ia masih bekerja sebagai pegawai kantoran.

Sambil bekerja, Nasta mengikuti sekolah fesyen pada akhir pekan. Impiannya, kelak bisa menjadi seorang perempuan wirausaha, dan tak selamanya menjadi pegawai kantoran.

Baca juga: Fesyen dan Kriya Dominasi Ekspor Industri Kreatif

Ilustrasi Kampung Batik Lawyan. Berikut rekomendasi tempat beli batik di Solo Ilustrasi Kampung Batik Lawyan. Berikut rekomendasi tempat beli batik di Solo

“Dari 2015 sampai 2019 itu saya masih mengerjakan fast fashion, membuat apa saja asal jadi duit. Gaun, jilbab. Brand pertama saya namanya Nasta, menggunakan nama sendiri,” ujar Nasta.

Namun, produk-produk Nasta tak bisa bersaing, karena cepatnya perubahan tren dan banyaknya produk dengan konsep yang sama. Akhirnya, pada 2019, ia memutuskan untuk menghentikan Nasta, sambil melakukan refleksi.

Sebagai seorang sarjana teknik lingkungan, Nasta punya impian melahirkan produk fesyen yang ramah lingkungan. Ia sempat mencoba ecoprint, tetapi ternyata sudah banyak pemainnya.

Hingga akhirnya ia ingin melakukan inovasi produk eco fesyen dengan menggunakan batik.

Baca juga: Cerita Nella Sajida, Konsisten Live Streaming Fesyen Muslim Sepulang Kerja, Bisa Beli Rumah Pertama

Batik akan menyampaikan apa yang jadi aspirasi saya, dan saya berikan added value supaya lebih eco, dengan memilih warna alam. Saya riset lagi dan belajar soal warna alam. Waktu itu, belum banyak yang mengeluarkan produk seperti ini,” kata Nasta.

Selama setahun, ia memikirkan konsep baru produk yang akan dikeluarkannya. Masa pandemi, yang menjadi masa-masa sulit bagi pelaku UMKM, justru menjadi awal kebangkitan Nasta dan karyanya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat