pattonfanatic.com

Sebut Tahun Ini Balik Modal, Bahlil: Kita Sudah Untung Mengambil Alih Freeport Sekarang...

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Lihat Foto

JAKARTA, - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pemerintah akan balik modal dari akuisisi 51,2 persen saham PT Freeport Indonesia yang diambil dari BUMN pada 2018 lalu.

Bahlil mengatakan, ketika itu pemerintah membeli saham Freeport sebesar 4 miliar dollar AS atau setara Rp 64,7 triliun (kurs Rp 16.000 per 1 dollar AS).

"Dengan hasilnya sekarang (Freeport), insya Allah 2024, laporan dari Freeport, itu uang yang kita pakai untuk membeli itu (saham), sekarang sudah kembali modal. Jadi kita sudah untung teman-teman mengambil alih Freeport sekarang," kata Bahlil saat memberikan Kuliah Umum di IPDN, Jawa Barat yang disiarkan Youtube BKPM, Kamis (11/7/2024).

Bahlil mengatakan, pemerintah akan memperpanjang izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Freeport Indonesia yang akan berakhir pada 2041.

Baca juga: Resmikan Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Menko Airlangga: Hilirisasi Jadi Kunci Jaga Resiliensi Ekonomi

Tak hanya itu, ia mengatakan, pemerintah akan kembali mengakuisisi saham Freeport sebesar 10 persen.

"Itu kita tambah saham 10 persen. Jadi total saham negara Freeport itu sebesar 61 persen," ujarnya.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan, akuisi saham 10 persen tersebut diselesaikan sebelum pemerintahan Joko Widodo berakhir.

"Nah dalam perpanjangannya nanti akan kita urus sebelum pemerintahan selesai," ucap dia.

Laba bersih Freeport Indonesia Rp 48,79 Triliun

PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatatkan laba bersih sebesar 3,16 miliar dolar AS atau setara Rp 48,79 triliun (asumsi kurs Rp 15.439 per dollar AS) sepanjang 2023.

Keuntungan yang didapatkan sepanjang tahun lalu itu pun turut disetorkan ke pemerintah daerah di Provinsi Papua Tengah sebesar Rp 3,35 triliun.

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, bagian daerah atas keuntungan bersih perusahaan diberikan ke pemerintah provinsi, kabupaten penghasil, dan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah.

"Pembayaran bagian daerah dari keuntungan bersih merupakan realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan ekonomi pemerintah daerah," ujar Tony dalam keterangannya, Kamis (18/4/2024).

Ia merinci dana sekitar Rp 3,35 triliun terbagi untuk Pemprov Papua Tengah sekitar Rp 839 miliar dan Pemkab Mimika sekitar Rp 1,4 triliun.

Sementara kabupaten lain di provinsi Papua Tengah yakni Kabupaten Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya masing-masing mendapatkan sekitar Rp 160 miliar.

Adapun pada 2023 lalu, Freeport Indonesia berhasil memproduksi tembaga sebanyak 1,65 miliar pound serta emas sebanyak 1,97 juta ounces.

Dari kinerja operasi tersebutlah, Freeport Indonesia mencetak laba bersih sebesar Rp 48,79 triliun.

Secara keseluruhan penerimaan negara dalam bentuk pajak, royalti, dividen, dan pungutan lainnya mencapai lebih dari Rp 40 triliun pada 2023, termasuk kontribusi ke daerah mencapai lebih dari Rp 9 triliun.

Baca juga: Freeport Mulai Kirim Konsentrat Tembaga ke Smelter Gresik

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat