pattonfanatic.com

Pembangunan Pasar Blok A Fatmawati Mangkrak Sejak 2017, Perumda Pasar Jaya: Tahun Ini Dimulai

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan MoU 4 BUMD di Halte Transjakarta Bundaran HI, Rabu (10/7/2024).
Lihat Foto

JAKARTA, - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya memastikan pembangunan kembali atau revitalisasi Pasar Blok A Fatmawati dapat dimulai tahun ini.

Berdasarkan catatan , pasar yang terletak di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan ini dirobohkan untuk dibangun kembali pada Desember 2015.

Groundbreaking yang menandai dimulainya pembangunan juga sudah diakukan sejak Juni 2017. Nyatanya hingga kini pembangunan Pasar Blok A Fatmawati tak kunjung dimulai.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, masalah hukum yang selama ini menghalangi pembangunan Pasar Blok A Fatmawati telah diselesaikan sehingga pembangunan bisa segera dimulai.

Baca juga: Apa Penyebab Rendahnya Penggunaan QRIS di Pasar Tradisional?

"Ini kan masalah hukumnya sudah selesai nih di Mahkamah Agung jadi akan segera kita mulai. Desain-desain awalnya sudah ada semua. Kita upayakan pembangunannya tahun ini karena itu anggaran sudah banyak, masak enggak kita revitalisasi?" ujarnya kepada di Halte Transjakarta Bundaran HI, Rabu (10/7/2024).

Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut masalah hukum apa yang menyebabkan pembangunan pasar tertunda hingga 7 tahun lamanya.

"Tadinya kita diminta untuk membayar hampir Rp 76 miliar tapi sekarang kita hanya membayar Rp 5 miliar. Mereka menang tapi kalah, kita kalah tapi menang," ucapnya saat memberikan sambutan acara penandatanganan MoU 4 BUMD pada kesempatan yang sama.

Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya Aristianto menambahkan, ada beberapa alasan yang menyebabkan pembangunan kembali Pasar Blok A tertunda begitu lama, yaitu karena adanya proses hukum yang perlu dilakukan dan masalah administrasi.

"Karena ada beberapa hal, termasuk di dalamnya ada proses pada waktu kita memutuskan kerjasama dengan mitra lama, ada proses hukum yang terjadi. Yang kemarin kita masukkan kepada kasasi di MA dan beberapa hari yang lalu ada informasi keputusan kasasi," ungkapnya kepada di kesempatan yang sama.

Kendati demikian, pihaknya akan memastikan pembangunan Pasar Blok A Fatmawati akan dimulai tahun ini. Adapun anggaran yang diperlukan untuk pembangunan diperkirakan sebesar Rp 50-60 miliar.

"Kita usahakan tahun ini (mulai dibangun)," tegasnya.

Terakhir diberitakan pada Oktober 2018, lokasi pembangunan Pasar Blok A Fatmawati tak terlihat tanda-tanda pembangunan.

Hanya terlihat sebuah alat berat dan dua truk yang tidak beroperasi. Tidak ada tukang bangunan yang bekerja di pasar yang dirobohkan itu. Padahal, groundbreaking pembangunan pasar sudah dilakukan pada Juni 2017.

Lahan bekas Pasar Blok A berdiri itu seperti lahan kosong yang dimanfaatkan warga untuk membuang sampah.

Ketika dikonfirmasi, Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita mengakui, ada sejumlah hambatan dalam pembangunan kembali Pasar Blok A.

Awalnya, pembangunan terhambat karena menunggu PT MRT Jakarta menyelesaikan konstruksi stasiun layang.

"Tanah kami di Blok A itu kepotong 1.000 meter persegi. Itu dari kita sebelumnya sekitar 4.000 meter persegi jadi stasiun," kata Amanda saat dikonfirmasi pada 2018 lalu.

Selain itu, sejak dari pembongkaran, groundbreaking, hingga saat ini, terjadi beberapa kali perubahan desain. Perubahan desain ini kemudian mempengaruhi perizinan yang harus diurus.

"Untuk pembangunan Pasar Blok A saat ini menunggu penambahan koefisien lantai bangunan. Izin saat ini belum keluar, kami mau tertib administrasilah," ujar dia.

Baca juga: 414 Unit Ruko di Pasar Blok A Kebayoran Baru Ludes Terbakar

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat