pattonfanatic.com

Pengertian Bank Sentral, Tugas, dan Fungsi, dan Contoh di Negara Lain

Bank sentral adalah lembaga yang independen sebagai otoritas moneter. Tugas bank sentral adalah mencetak dan mengedarkan uang. Nah bank sentral di indonesia adalah BI.
Lihat Foto

- Bank sentral adalah lembaga keuangan utama di suatu negara yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter, pengelolaan cadangan devisa, stabilitas sistem keuangan, dan pengawasan perbankan.

Tugas bank sentral adalah mencakup pengaturan jumlah uang beredar, menjaga stabilitas harga, serta memastikan kesehatan dan efisiensi sistem perbankan. Bank sentral juga sering bertindak sebagai pemberi pinjaman terakhir bagi bank komersial dalam situasi krisis.

Bank sentral di indonesia adalah Bank Indonesia (BI). BI bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah, mengatur dan mengawasi perbankan, serta mengelola cadangan devisa negara.

Baca juga: 7 Contoh Bank Umum Milik Swasta Asing

Apa yang dimaksud dengan Bank Sentral?

Mengutip laman resmi BI, dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai tujuan untuk mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia bertugas mengelola tiga bidang yaitu moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Ketiga bidang tugas tersebut perlu diintegrasi agar tujuan tunggal dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Bank Indonesia sebagai bank sentral yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dimulai ketika sebuah undang-undang baru, yaitu Undang-Undang Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Baca juga: 7 Contoh Bank Umum Milik Swasta Nasional

Undang-undang ini memberikan status dan kedudukan sebagai suatu lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.

Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan melaksanakan setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam undang-undang tersebut.

Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.

Status dan kedudukan yang khusus tersebut diperlukan agar Bank Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya sebagai otoritas moneter secara lebih efektif dan efisien.

Baca juga: 5 Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya di Indonesia

Tugas bank sentral

Bank sentral memiliki beberapa tugas utama yang penting dalam perekonomian suatu negara. Tugas bank sentral adalah sebagai berikut:

1. Menjaga stabilitas moneter

Mengatur dan melaksanakan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai mata uang dan inflasi. Ini sering dilakukan melalui penetapan suku bunga, operasi pasar terbuka, dan pengendalian jumlah uang beredar.

2. Mengatur dan mengawasi sistem perbankan

Kedua tugas bank sentral adalah mengawasi dan mengatur bank-bank komersial serta lembaga keuangan lainnya untuk memastikan stabilitas dan integritas sistem perbankan.

Ini termasuk penerapan peraturan dan regulasi, serta pengawasan kepatuhan terhadap standar perbankan. Di Indonesia, tugas bank sentral dalam pengawasan perbankan sebagian besar sudah diambil alih Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3. Menjaga stabilitas sistem keuangan

Memastikan stabilitas sistem keuangan dengan mengidentifikasi dan mengelola risiko sistemik, serta bertindak sebagai pemberi pinjaman terakhir bagi bank-bank komersial yang menghadapi krisis likuiditas.

4. Mengelola cadangan devisa

Keempat tugas bank sentral adalah mengelola cadangan devisa negara untuk mendukung stabilitas nilai tukar mata uang dan menyediakan likuiditas dalam transaksi internasional.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat