Citi Indonesia Tunjuk Yassin Tadjoedin jadi Direktur Operasional Baru

JAKARTA, - Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) mengumumkan penunjukan Yassin Tadjoedin sebagai Direktur Operasional Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia), atau efektif sejak 28 Agustus 2024.
Nantinya, ia akan bertanggung jawab atas strategi dan kapabilitas operasional bank, kelancaran implementasi layanan bank, efisiensi operasional, dan penerapan solusi inovatif bagi klien Citi.
Yassin pertama kali bergabung dengan Citi Indonesia sebagai Management Associate pada 2006, dan sejak itu telah membangun karir di berbagai fungsi banking operations Citi, baik untuk bisnis perbankan konsumen maupun institusi. Ia juga mengikuti program Operations & Technology (O&T) APAC Leadership Development Program, dan mendapatkan penugasan di Jepang dan India.
Baca juga: Direktur Sido Muncul Ajak Dunia Pendidikan Kenali Manfaat Jamu
Sebelumnya, Yassin memimpin berbagai fungsi operations di Citi, seperti Citiphone, Credit Operations, dan Treasury & Trade Solutions (TTS) Client Operations. Yassin juga memegang peranan penting sebagai co-migration lead dan anggota Project Management Office dalam proses divestasi bisnis perbankan konsumen Citi Indonesia pada 2023 lalu.
Yassin merupakan lulusan University of Applied Sciences Hamburg dengan gelar Diplom-Ingenieur (mirip dengan M.Eng) di bidang Aircraft Engineering.
Direktur Operasional Citi Indonesia Yassin Tadjoedin mengatakan, ia adalah seseorang yang membangun karir di Citi melalui program Management Associate.
"Dengan solusi yang inovatif, Citi memiliki kesempatan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan perluasan pangsa pasar. Kami akan terus berfokus pada Inovasi, investasi, dan integrasi untuk meraih peluang pertumbuhan kami,” kata dia dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (21/9/2024).
Sementara itu, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi bilang, Yassin Tadjoedin merupakan salah satu talenta internal kami yang berprestasi.
"Dengan pengalamannya yang luas di berbagai fungsi operations Citi, kami yakin ia mampu menjalankan strategi perusahaan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif Citi. Citi Indonesia memiliki kinerja operasional yang kuat yang terus mendukung kami untuk menjadi bank terkemuka bagi lembaga-lembaga dengan kebutuhan lintas batas,” ungkap dia.
Di sisi lain, untuk memperkuat komitmennya terhadap pengembangan karyawan, Citi Indonesia baru-baru ini mengeluarkan inisiatif berupa perpanjangan usia pensiun karyawan dari 55 menjadi 60 tahun. Penyesuaian ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong pengembangan karir jangka panjang dan memberikan karyawan lebih banyak waktu untuk mewujudkan potensi karir mereka secara penuh.
Inisiatif ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun (BPJS Ketenagakerjaan), yang menetapkan usia pensiun saat ini adalah 58 tahun, dan akan berubah menjadi 59 tahun pada 2025 dan 60 tahun pada 2028.
Baca juga: Mentan Amran Copot Direktur di Kementan karena Ketahuan Main Mata dengan Calo
Terkini Lainnya
- Bahas Skema Pengecer Jadi Sub Pangkalan, Bahlil Gelar Rapat Tertutup Malam Ini
- Perjalanan Katlin Smith Bangun Startup hingga Terjual Rp 12,5 Triliun
- 200 Pegawai Daop 1 Jakarta Turun Langsung jadi Porter, Bentuk Permohonan Maaf atas Keterlambatan KA
- RUU BUMN Bakal Disahkan Besok, Apa Hubungannya dengan Danantara ?
- BRI Microfinance Outlook 2025: Mendorong Keuangan Inklusif, UMKM Jadi Pilar Ekonomi
- Dukung Penyaluran Elpiji 3 Kg Dibatasi, Indef: Agar Tepat Sasaran
- Catat Tanggalnya, Ini Jadwal Penerbitan SBN 2025
- Pertamina Bantah Isu Bright Gas 3 Kg Gantikan Elpiji Subsidi
- Investasi 38 Juta Dollar AS untuk Hilirisasi Tembaga Bisa Serap 253.000 Tenaga Kerja
- Lowongan Kerja Pamapersada untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya
- Impor Daging Sapi dan Daging Kerbau, Bapanas: Tunggu Risalah Rakortas
- Dari Inflasi hingga OPEC+ Bisa Pengaruhi Pergerakan Pasar Saham Pekan Ini
- Anak Usaha LTLS Hadirkan Inovasi Pemurni Air
- Waspada! Hoaks Lowongan Kerja Pendamping PKH Beredar di Media Sosial
- Anggaran Dipangkas 80 Persen, Kementerian PU Pastikan Program 2025 Tetap Berjalan
- RUU BUMN Bakal Disahkan Besok, Apa Hubungannya dengan Danantara ?
- Pertamina Bantah Isu Bright Gas 3 Kg Gantikan Elpiji Subsidi
- Klarifikasi BPJS Kesehatan soal Potensi Kerugian Rp 20 Triliun akibat "Fraud"
- Daya Tarik Indonesia bagi Pekerja Asing Terbaik Kedua di Asia Tenggara
- Alasan Sri Mulyani Pernah Naikkan Tukin Kemenkeu Hampir 300 Persen
- Kemenkop UKM Buka Lowongan Kerja hingga 26 September 2024, Simak Kualifikasinya
- BRI Insurance dan BRI Serahkan Klaim Asuransi ke Pedagang Pasar Kutoarjo Korban Kebakaran