Prioritaskan Keselamatan, KAI Perbaiki Jalur dan Pasang Taspat di Beberapa Titik Lintas KA
– PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memasang pembatasan kecepatan (Taspat) di beberapa titik lintas kereta api yang sedang dalam proses perbaikan akibat menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan dampak pergeseran tanah.
Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba mengungkapkan, Taspat diberlakukan untuk memastikan keamanan perjalanan kereta api selama pekerjaan berlangsung, sekaligus memberikan waktu yang cukup bagi petugas untuk menyelesaikan tugas dengan standar keselamatan tertinggi.
"Meski dampaknya sementara berpengaruh pada On Time Performance (OTP), kami tetap berkomitmen bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Pekerjaan perbaikan ini dirancang untuk meningkatkan keandalan perjalanan kereta api dalam jangka panjang," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/12/2024).
Anne mengatakan bahwa jalur Cikampek–Cirebon menjadi salah satu prioritas utama dalam perbaikan tersebut, sebab melayani perjalanan kereta api jalur utara dan selatan Pulau Jawa. Proyek perbaikan di area tersebut sementara berdampak pada kelambatan saat masuk dan keluar Cirebon.
Baca juga: Optimalisasi Keselamatan dan Layanan Jelang Nataru, KAI Gelar Inspeksi Jalur Kereta Api
"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan prasarana kereta api tetap dalam kondisi terbaik demi mendukung perjalanan kereta api yang lebih andal dan selamat," tambahnya.
Dengan target penyelesaian perbaikan hingga 2025, lanjut dia, KAI berkomitmen untuk terus memantau efektivitas pemasangan Taspat guna memastikan kelancaran operasional kereta api, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan.
“KAI optimistis akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan termasuk percepatan perjalanan kereta api. Selain itu, KAI juga akan terus memantau efektivitas pelaksanaan Taspat guna memastikan kelancaran operasional kereta api tetap berjalan normal,” lanjutnya.
Selain itu, KAI juga berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan para pelanggan selama proses perbaikan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh pelanggan untuk tetap mendukung langkah tersebut demi masa depan transportasi kereta api yang jauh lebih andal, nyaman, dan berkelanjutan," ujar Anne.
Baca juga: Inovasi KAI Daop 6 Yogyakarta untuk Dukung SDGs, Ada Bantalan Rel Sintetis dan Panel Surya
Perlu diketahui, OTP kedatangan kereta api penumpang mencapai 97,41 persen pada September 2024 dan mencapai 96,94 persen pada Oktober 2024.
Atas beragam upaya yang dilakukan KAI, seperti rekayasa pola operasi untuk mempertahankan OTP dalam kondisi perbaikan prasarana, KAI mencapai OTP kedatangan Kereta Api Penumpang 87,36 persen.
Selain itu, KAI juga berencana untuk melakukan pergantian 410.950 rel baru, 215 wesel bantalan beton, dan 24.626 bantalan sintetis pada jembatan baja pada 2024.
Dari Januari hingga 1 Desember 2024, KAI telah melakukan pergantian 276.025 rel baru atau telah selesai 67 persen dari program/
Lalu juga KAI telah mengganti 136 wesel bantalan beton atau telah selesai 63 persen dari program, dan pergantian 13.323 bantalan sintetis pada jembatan baja atau telah selesai 54 persen dari program.
Terkini Lainnya
- Calon Menteri Transportasi AS Bertekad Pulihkan Kepercayaan Dunia kepada Boeing
- Nilai Ekspor Indonesia Tembus 264,70 Miliar Dollar AS Sepanjang 2024
- Menteri UMKM Ancam Tutup "Marketplace" yang Abaikan Usaha Kecil
- Gaji UMR Bondowoso 2025, Terendah ke-3 di Jawa Timur
- Rupiah Masih Tertekan, Suku Bunga BI Diperkirakan Tetap 6 Persen
- Latih Kepemimpinan Pegawai, Krakatau Steel Gandeng Kopassus
- Gaji UMR Pacitan 2025, Terendah ke-4 di Jawa Timur
- Gaji UMR Trenggalek 2025 dan Kenaikannya 5 Tahun Terakhir
- Meta Bakal PHK 5 Persen Pegawainya, Ini Penjelasan Mark Zuckerberg
- Ingin Keruk Uang dari Luar Negeri, Trump Bakal Bentuk Lembaga Pendapatan Eksternal
- SMGR Bantu Kembangkan Usaha Peternak Burung Puyuh di Aceh
- Kini Nasabah Bank Muamalat Bisa Setor dan Tarik Tunai Lewat Pos Indonesia
- Pagar di Laut Bekasi: Diklaim Proyek Pembangunan Alur Pelabuhan, KKP Sebut Belum Ada Izin
- Mungkinkah Lahan Kebun Sawit Diperluas?
- Naik Rp 4.000, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
- Cara Tarik Tunai di ATM BRI, Bisa Tanpa Kartu Juga
- Bibit dan Stockbit Gandeng "Brand" Lokal Mine., Ajak Generasi Muda Berinvestasi
- Info Biaya ATM Bersama: Tarik Tunai, Cek Saldo, dan Transfer
- Mantan Narapidana Terorisme Diajak Gabung Brigade Pangan
- Promo 12.12, KAI Kasih Harga Tiket Kelas Eksekutif Hanya Rp 149.000