pattonfanatic.com

Memahami Dividen: Pengertian, Sistem Pembagian, Pajak, dan Hitungannya

Apa itu dividen, menurut Investopedia dividen adalah pembagian pendapatan suatu perusahaan kepada pemegang sahamnya dan besarannya ditentukan oleh dewan direksi perusahaan. Pajak dividen untuk WP pribadi adalah 10 persen.
Lihat Foto

- Dividen adalah istilah yang tentu sudah tak asing lagi di kalangan para investor saham. Apa itu dividen dan kenapa begitu sangat penting bagi para pelaku investasi di pasar modal?

Mengutip Investopedia, dividen adalah pembagian pendapatan suatu perusahaan kepada pemegang sahamnya dan besarannya ditentukan oleh dewan direksi perusahaan.

Dividen sering kali dibagikan setiap triwulan dan dapat dibayarkan sebagai uang tunai atau dalam bentuk investasi kembali dalam bentuk saham tambahan .

Skema pembagian dividen adalah menggunakan persentase. Artinya, besarannya disesuaikan dengan jumlah lembar saham yang dimiliki investor.

Pemegang saham biasa dari perusahaan yang membayar dividen berhak menerima pembagian selama mereka memiliki atau memegang saham sebelum tanggal ex-dividen (tanggal penetapan dividen).

Baca juga: Emiten Kontraktor Tambang Hillcon Bagikan Dividen Rp 103,1 Miliar

Arti dividen dan jenis-jenisnya

Dividen harus disetujui oleh pemegang saham dengan hak suara, alias keputusan apakah perusahaan akan membagikan dividen atau tidak harus melalui persetujuan pemegang saham pengendali.

Ada dua jenis dividen dari sisi pencairannya, pertama adalah dividen tunai dan kedua dividen bisa saja dibagian dalam bentuk konversi saham, dengan kata lain investor akan mendapatkan tambahan saham di perusahaan.

Sementara bila dilihat dari waktu pencairannya, dividen juga terbagi menjadi dua yakni dividen interim dan dividen final.

Dividen interim adalah pembayaran dividen yang dilakukan sebelum rapat umum tahunan (RUPS) suatu perusahaan dan penerbitan laporan keuangan akhir.

Periode pembayaran dividen interim adalah dibayar setiap tiga bulan, di mana sisa pembayarannya dibayar dalam suatu periode akuntansi tertentu, di twiwulan selanjunya masih dalam setahun.

Baca juga: PTBA Bakal Tebar Dividen Rp 4,6 Triliun dari Laba Bersih 2023

Sementara itu, dividen final merupakan pembagian keuntungan kepada para pemegang saham setelah penetapan laba melalui RUPS untuk suatu periode buku akuntansi.

Perbedaan utama dividen final dan dividen interim adalah pada waktunya. Dividen final memerlukan keputusan RUPS, sedangkan dividen interim cukup berdasarkan keputusan direksi setelah mendapat persetujuan yang sah dari pemegang saham pengendali.

Waktu pembayaran dividen

Arti dividen adalah imbalan yang dibayarkan kepada pemegang saham atas investasinya pada ekuitas perusahaan, dan biasanya berasal dari laba bersih perusahaan.

Bagi investor, dividen adalah aset, namun bagi perusahaan, dividen ditampilkan sebagai liabilitas atau utang.

Meskipun keuntungan dapat disimpan sebagai kas perusahaan sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk kegiatan usaha perusahaan saat ini dan di masa depan, sisanya dapat dialokasikan kepada pemegang saham sebagai dividen .

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat