pattonfanatic.com

AHY: Realisasi Sertifikat Tanah 89 Persen dari Target 126 Juta pada 2025

Warga Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, yang antusias menerima sertifikat tanah hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang diberikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di sela-sela kunjungan kerjanya, pada Minggu (9/6/2024) pagi.
Lihat Foto

JAKARTA, - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, 89 persen Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah rampung dari total 126 juta bidang tanah pada tahun 2025.

AHY mengatakan, hingga saat ini sebanyak 113,3 juta bidang tanah telah terdaftar dan 91,7 juta di antaranya sudah bersertifikat.

"Atau mencapai 94,4 persen dari target 120 juta bidang tanah pada tahun 2024 dan mencapai 89 persen dari target PTSL keseluruhan sebesar 126 juta bidang tanah pada tahun 2025," kata AHY dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Baca juga: Cek Sertifikat Tanah secara Online, Ini Caranya

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sertifikat tanah secara door to door hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, pada Minggu (9/6/2024) pagi. /FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sertifikat tanah secara door to door hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, pada Minggu (9/6/2024) pagi.
AHY membandingkan dengan pada tahun 2017, jumlah bidang tanah terdaftar baru mencapai 46 juta.

"Artinya dalam rentang waktu 7 tahun, terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar kurang lebih 250 persen," ujarnya.

Bahkan, lanjut AHY, dalam kurun waktu 100 hari kerja, Kementerian ATR/BPN telah mendaftarkan 2,4 juta bidang tanah.

Ia mengatakan, melalui program PTSL, pendaftaran tanah turut berkontribusi terhadap pertambahan nilai ekonomi (Economic Value Added/EVA) sebesar Rp 6.519 triliun.

Baca juga: Menteri ATR Pastikan Buat Sertifikat Tanah Wakaf Gratis, Tanpa Ada Pungutan

"Hal ini bersumber dari Pajak Penghasilan (PPh), Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Nilai Hak Tanggungan (HT)," tuturnya.

Lebih lanjut, AHY mengatakan, pendaftaran tanah berkontribusi dalam memberikan tambahan ekonomi sebesar Rp 215,8 triliun dalam kurun waktu 100 hari kerja.

Adapun AHY dilantik Presiden Joko Widodo untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Maju pada 21 Februari 2024 sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat